Madina-BeritaTerbaru.Wiki. Komisi pemberantasan korupsi republik Indonesia (KPK RI) akhirnya merespon positif atas laporan yang dikirim oleh LSM LPAKN-RI yang dikirim pada pada tanggal 15 Maret 2021 Kemarin.terkait adanya praktek dugaan korupsi dalam pelaksanaan program PISEW tahun 2020.

Dana (Pisew) atau pelaksanaan pengembangan infrastruktur Sosial ekonomi wilayah yang dikucurkan kementerian PUPR tahun anggaran 2020 untuk kabupaten Mandailing Natal terdiri dari 6 kecamatan.Masing-masing kecamatan mendapatkan jatah 600 juta rupiah untuk 2 desa dari dana pisaw tersebut.

Dalam Surat yang dikirimkan KPK kepada lembaga LPAKN RI bertujuan untuk melengkapi berkas atas laporan LPAKN RI beserta masyarakat ke KPK di Jakarta terkait dana pisew yang diduga diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab

Dalam surat KPK bernomor R /720 / PM.00.01/30-35/03/2021. Bersifat segera supaya mengumpulkan bukti-bukti agar laporan LPAKN RI atas dugaan penyelewengan dana Pisew yang dilakukan oleh oknum yang diduga melakukan korupsi dana pisew untuk segera ditangani dan diperiksa di gedung KPK Jakarta.

Faisal Haris Nasution.Amd.SH. selaku ketua umum LPAKN RI mengatakan kepada awak media zonadinamika news.com.

“Kemarin surat dari KPK sudah kita terima.dan Kita juga sudah mengumpulkan berkas dan juga bukti-bukti yang akurat yang akan kita bawa nanti ke gedung KPKdiJakarta. Pihak KPK juga sudah merespon laporan kita terkait dana pisew tersebut. Dan pihak KPK juga berjanji akan mengusut tuntas kasus ini..

“Makanya kita dikirim surat balasan dari KPK langsung untuk segera mengumpulkan berkas dan bukti-buktinya. Dan insya Allah secepatnya dalam minggu ini kita akan berangkat ke gedung KPK di Jakarta untuk membawa bukti tersebut dan memenuhi panggilan supaya pihak dari KPK langsung memeriksa dan menangani masalah ini”.ucap paisal haris.

(Saepul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here