ACEH TIMUR-BeritaTerbaru.Wiki.Pekerjaan pembangunan saluran drainase di Jalan Lintas Provinsi aceh tepatnya di desa Dama Pulo Sa, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, yang ditaksir ratusan juta rupiah dan patut diduga proyek siluman.
Tgl 9/2/2021

Pasalnya, pekerjaan yang sudah dikerjakan pada tahun 2020 lalu pencapaiannya sekitar 70 persen terlihat tidak disertai papan nama (plang nama) proyek, sehingga pekerjaan tersebut diduga melanggar UU KIP nomor 14 tahun 2008 dan Perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012.

Jika ada proyek yang tidak menggunakan papan nama (plang proyek), maka proyek tersebut adalah proyek siluman. Pastinya pihak kontraktor maupun pelaksana juga telah melanggar Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.

Ketua Laskar Antikorupsi Indonesia, Saiful Anwar, perwakilan cabang wilayah Aceh Timur, mengatakan; “dalam UU Informasi publik tersebut sudah diatur setiap pekerjaan pembangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek”.

Dan menurut Saiful Laki, hal ini menjadi tanda tanya di masyarakat publik, apakah proyek tersebut milik pemerintah atau bukan.

Jika memang milik pemerintah, maka pihak kontraktor wajib memberikan informasi kepada masyarakat dari mana sumber anggaran dan berapa volume dan pagu anggaran,” ucapnya

Selain papan nama tidak ditemukan dilokasi pekerjaan, warga juga menduga bahwa proyek tersebut milik PUPR aceh mengingat itu jelas di kerjakan di dekat jalan lintas provinsi aceh yang tepatnya di desa dama Pulo sa, kecamatan darul aman idi cut .
Ujarnya. (zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here