Purwakarta –BeritaTerbaru.Wiki.Sejumlah nasabah asuransi Prudential merasa menyesal bergabung menjadi nasabah di asuransi Prudential, awalnya mengharapkan jaminan seperti yang dijanjikan pihak Prudential,namun faktanya jauh api dari panggang,selain kekecewaan yang mereka dapat,juga merasa dirugikan secara material.

Nilai Kerugian material bukan tanggung-tanggung, nilai mencapai ratusan juta rupiah,para korban bukan sedikit namun puluhan nasabah di wilayah Purwakarta pun mengalaminya.

Cardi Sihombing bersama keluarga yang menjadi nasabah asuransi Prudential mengaku bahwa mereka tidak menyangka jadi korban pembodohan pihak asuransi Prudential, selain keluarnya, puluhan nasabah Prudential di Kabupaten Purwakarta juga mengalami hal yang sama.

Atas kejadian yang mereka alami, sudah dipertanyakan pada pihak asuransi Prudential Purwakarta, namun jawaban yang didapatkan bukan kepuasan namun kekecewaan karena tidak mendapat jawaban yang pasti, sebab orang-orang penting di kantor asuransi tersebut sudah tidak bisa ditemukan, karena selalu tidak berada dikantor, dan kantor hanya dihuni oleh orang-orang biasa yang tidak bisa memberikan jawaban yang jelas pada nasabah.

Cardi Sihombing mengaku merasa terjebak dalam program asuransi Prudential, dan sudah mengaduh keberbagai pihak tapi belum mendapatkan hasil, dan untuk memuaskan rasa jengkel jadi korban dana investasi yang dijanjikan ternyata jauh dari harapan.

“Mencapai Rp.150 juta uang mengendap di asuransi Prudential dan tidak bisa dicairkan,bener-benar tertipu oleh asuransi Prudential” kata Cardi.

Tidak saja nasabah Prudential Indonesia, namun juga menimpa perusahaan asuransi besar yakni AIA Financial. Dikatakan oleh Cardi Sihombing Para nasabah mengeluh karena investasi mereka menguap setelah masuk dalam produk unit link. Unit link merupakan produk yang menggabungkan asuransi dan investasi.

Kekecewaan para nasabah asuransi Prudential ini beramai-ramai curhat di sosial media,beragam keluhan yang di curahkan,seperti minta tolong pada pakar hukum,media dan LSM dengan maksud agar berkenan memberikan bantuan dan mendorong pihak asuransi Prudential menyelesaikan persoalan demi persoalan pada setiap nasabah yang merasa dirugikan.

Guna mencari keadilan atas kerugian yang dialami oleh sejumlah nasabah asuransi Prudential yang berpenduduk di wilayah hukum Purwakarta, masih terus melakukan perjuangan menuntut hak dan tanggungjawab pihak Prudential, bahkan sudah melakukan konsultasi dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Jakarta dan bertemu di kopi Johni.

Hal itu dilakukan karena para nasabah merasa bahwa penjelasan dari pihak asuransi prudential cuma yang muluk-muluk. Manfaat seperti apa. Dia [agen] bilang ini 10 tahun uang kembali. Kebetulan kita pernah punya polis dan sudah dirasakan manfaatnya. Itu yang bikin kita tertarik. Tapi ternyata banyak masalah,” kata Cardi Sihombing di Purwakarta. (cs/tp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here