Mandailing Natal-BeritaTerbaru.Wiki.Puluhan warga Mandailing Natal yang tergabung dalam aliansi perhimpunan pemuda Madina bersatu (APPMB) hari ini rabu17/2 melakukan aksi demo di gedung DPRD kabupaten Mandailing Natal untuk menuntut berbagai hal terkait masalah PT SMGP. Yang menewaskan beberapa warga sibanggor

Dalam aksi demo tersebut sejumlah masyarakat menuntut supaya DPRD kabupaten Mandailing Natal untuk segera membuat pansus terkait masalah PT SMGP yang menewaskan sedikitnya 5 orang warga di sibanggor Julu.

Demo yang dilakukan aliansi tersebut dimulai dari jam 1:00 hingga berakhir dengan damai dipukul 4:00 WIB. Masa Demo diperkirakan berjumlah 50 orang

Deddy Jackson selaku koordinator lapangan menuntut agar DPRD kabupaten Mandailing Natal agar secepatnya mengambil tindakan untuk segera membuat pansus tragedi sibanggor Julu.

“Maka dengan memperhatikan perjalanan serta mengevaluasi keberadaan PT SMGP di kabupaten Mandailing Natal selama ini.maka kami dari aliansi perhimpunan pemuda Madina bersatu menyatakan sikap sebagai berikut

1. Mengecam PT SMGP yang kesekian kalinya atas nama investasi dan disebabkan atas kelalaian mereka telah menyebabkan korban jiwa serta puluhan orang dirawat di rumah sakit.

2. Meminta kepada DPRD kabupaten Mandailing Natal untuk membentuk pansus SMGP gate guna membuktikan keseriusan serta posisi keberpihakan DPRD kab Mandailing Natal dalam hal gagalnya weltest sumur PT SMGP yang menyebabkan beberapa orang meninggal dunia.

3. Meminta kepada DPRD kabupaten Mandailing Natal serta pemerintah daerah merekomendasikan penutupan PT SMGP.sebab telah kesekian kalinya atas nama investasi telah memakan korban jiwa masyarakat Mandailing Natal.

4. Meminta kepada DPRD kabupaten Mandailing Natal untuk segera memanggil Kapolres Mandailing Natal untuk dimintai keterangan terkait lambatnya penetapan tersangka terkait peristiwa gagalnya weltest sumur PT SMGP

5.kita dari aliansi perhimpunan pemuda Madina bersatu (APPMB) akan terus mengawal tuntutan ini hingga diterima.dan kita akan terus melakukan aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan kita ini tidak diindahkan.”ucap Deddy Jackson kepada wartawan yang mewawancarainya.

(Saepul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here