Cilacap-BeritaTerbaru.Wiki. Kritik membangun berulang kali disampaikan masyarakat Cilacap sebelum rancangan Perda RTRW yang mengatur tata ruang dan tata wilayah di syahkan menjadi Perda RTRW , Jangan sampai Perda RTRW terkesan Nututi Layangan Pedot ( Mendahului Layangan yang Putus_Red),” hal itu di ungkapkan Ekanto Ketua LSM Seroja melalui sambungan mobile phone seluler milik pribadinya Kepada Zona Dinamika News.Com pada (22/3)siang Kemarin

Selanjutnya ungkap dia, “ Terlepas masih menyisakan permasalahan pro dan kontra di masyarakat yang kontrofersial berkaitan pasca rancangan perda RTRW yang sudah di syahkan menjadi Peraturan Daerah oleh DPRD Cilacap

Yang mana pengesahan Perda RTRW ditetapkan pada rapat paripurna Dewan yang di gelar bertepatan dengan hari jadi kabupaten Cilacap Ke 165 Tahun pada minggu 21 maret 2021 lalu, Perda RTRW sudah tidak perlu diperdebatkan lagi,” kata dia dengan nada tegas

Kata dia lagi,” Pengesahan Perda RT RW itulah hasil terbaik dari hiruk pikuknya berbagai kepentingan dalam pembahasan Perda RTRW di DPRD Cilacap , kesan adanya tarik ulur selama bertahun tahun dari Pansus 27 DPRD Cilacap tahun 2018 lalu hingga di lanjutkan Pansus IV DPRD Cilacap tahun 2021 antara eksekutif dan legeslatif dalam pembahasan raperda tersebut i , sama sakali tidak bermanfaat untuk masyarakat. Ucapnya

kedepan harapan kami, ucap dia , perda ini bisa dijalankan dengan baik,tanpa ditafsirkan untuk kepentingan Kepentingan penguasa dengan kata lain pemerintah harus berhati hati menyikapi adanya investasi yang dari awal sudah ada dugaan pelanggaran RT RW ( Tata ruang dan tata wilayah ) di kabupaten Cilacap

bila memang ada dasar hukum dan regulasi yang jelas mereka yang di duga melanggar RT RW tetap harus ditindak dengan tegas sesuai dengan ketentuan yang ada, jangan sampai Perda RT RW yang baru lahir ini tidak dipercaya oleh masyarakat karena langkah langkah yang salah.

Walaupun konon cerita, Perda RTRW adalah kado terindah yang diberikan dewan sebagai hadiah untuk kabupaten Cilacap di hari jadi nya yang ke 165 tahun dalam memacu percepatan investasi

Namun semesti nya DPRD Cilacap dalam memutuskan hal yang berkaitan dengan produk hukum semisal pengesahan Peraturan Daerah jangan di lakukan di hari libur sebagai salah satu contoh pada hari minggu 21 maret 2021 lalu mengesahkan Perda RT RW

Sebab masih ada waktu di hari selanjutnya sebagai waktu jam kerja DPRD dalam memberikan kado yang terindah untuk kabupaten Cilacap di hari jadi nya ke 165, Pungkas nya

Di lain tempat Purwati,S.Pd. Wakil Ketua DPRD Cilacap dari Fraksi Partai Gerindra ketika di konfirmasi terkait Penetapan Pengesahan Perda RTRW Pada rapat paripurna dewan yang di tetapkan di hari libur minggu 21 Maret 2021 lalu , melalaui pesan Whastaap milik pribadinya ,

Purwati menjelaskan ,” Sesuai tatib DPRD , Dewan bisa melaksanakan kegiatan di luar hari kerja senin sampai dengan Jumat sepanjang sesuai tupoksi DPRD Cilacap,” Terangnya

Didi yudi cahyadi Ketua pansus IV DPRD Cilacap, pada rapat Pansus IV yang digelar di DPRD pada bulan February 2021 lalu menegaskan kepada wartawan

Lama nya tarik ulur antara eksekutif dan legeslatif dalam pembahasan raperda RT RW menjadi Perda,tidak lain karena DPRD Cilacap berprinsip dalam mengambil sikap sangat berhati hati untuk menentukan sebuah keputusan. Tandas didi

Ketika berita ini di terbitkan, Terkait Paripurna DPRD Cilacap Dalam Penetapan Pengesahan Raperda RTRW Menjadi Perda di hari libur minggu 21 Maret 2021 ,Media Zona dinamika news.com belum mengkonfirmasi kepada Sekretariat DPRD Cilacap Bagian Persidangan Dewan.

(Rudianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here