Maumere-Zonadinamika news.
Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli. Namun apa jadinya jika di pasar hanya ada penjual sementara pembeli seperti tidak ada.

Situasi seperti ini terjadi di pasar wairkoja kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur.

Blok pasar kuliner di pasar wairkoja tampak sepi nyaris tak ada pembeli.
Awak media pada Kamis,4 Januari 2021 menemui pedagang dan pemilik warung di dalam blok kuliner.

Saat di wawancarai salah seorang pedagang yang tidak mau namanya ditulis mengatakan bahwa sepinya pengunjung diakibatkan oleh faktor ekonomi masyarakat sehingga mereka tidak datang belanja di pasar dan berjualan,sehingga berimbas pada menurunnya omset mereka.

Beliau menambahkan pula bahwa faktor lain yang menyebabkan sepinya pasar ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat yang berdagang. Mereka tidak sadar untuk Langsung berdagang di pasar wairkoja namun masih berdagang di pasar Geliting.

” Pemerintah sudah menyerukan kepada pedagang di eks pasar Geliting untuk berdagang disini tetapi kalau mereka tidak sadar ya sama saja. Pemerintah tidak salah yang salahnya masyarakat kita sendiri yang tidak sadar untuk berjualan di pasar ini”Beliau menambahan pula bahwa keuntungan per hari hanya Rp.20.000. (dua puluh ribu rupiah).

Sementara itu ditempat yang sama ada seorang pengguna blok kuliner yang lain menambahkan jika mereka sudah pindah dari awal beliau mengharapkan agar adanya kesadaran dari pedagang lain agar bisa berjualan di wairkoja sehingga bisa membantu pedagang kuliner agar omset bisa meningkat.

(Marianus Surya K.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here