MADINA-Zonadinamika news.com.Dewan Pimpinan Pusat Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi Dan Penindasan. hari ini kembali melakukan aksi unjuk rasa untuk ke empat kalinya dalam dua bulan terahir,

“Taufik pulungan” selaku koordinator aksi menyampaikan dalam orasinya.

“Ratusan tahun yang lalu negara ini dijajah oleh negara asing dan dimerdekakan oleh para pahlawan yang telah gugur.namun hari ini negara indonesia belum sepenuhnya merdeka.

“kita telah dijajah oleh para koruptor koruptor pejabat negara ini,sebagaimana kita ketahui bersama dalam alinea keempat Undang-undang Dasar 1945. mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan daripada kemerdekaan itu sendiri.

“Namun hari kami menemukan adanya perbuatan melawan hukum di tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal yang dilakukan oleh oknum oknum yang hanya ingin memperkaya diri sendiri dan keluarganya.

“Sampai saat ini sudah empat kali kita sampaikan kepada pihak kejakjasaan tinggi sumatera utara.terkait adanya dugaan korupsi dan mark up serta maal administrasi pada pengelolaan dana DAK Fisik Tahun Anggaran 2020.

Adapun tuntutan yang kami sampaikan yaitu.

1. Meminta kepada kejaksaan tinggi sumatera utara untuk mengusut tuntas Dugaan Korupsi dan Mark Up serta Mal Administrasi terkait pengelolaan dana DAK Fisik Pendidikan T.A 2020

2. Meminta Kejaksaan tinggi Sumatera Utara untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal beserta oknum-oknum yang diduga terlibat dalam perbuatan melawan hukum tersebut.

3. Meminta Kepada Bapak bupati Mandailing Natal untuk mencopot Plt. Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Mandailing Natal.karena dianggap telah mencoreng nama baik pemerintah kabupaten mandailing Natal.

Hari ini 30 Maret 2021 kita mendapat kabar baik dari pihak kejaksaan tinggi sumatera Utara “JP. Lumban Batu” selaku staf Humas kejaksaan tinggi sumatera utara” mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi tersebut sudah ditelaah dan sudah dikeluarkan sprint dan akan ditindak lanjuti ketahap berikutnya.dan kemungkinan dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan terhadap oknum oknum yang diduga terlibat.”

(Saepul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here