Waya Kanan- Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Penduli Rakyat Indonesia (LSM GPRI) Way Kanan, Rike Ependi mengajak seluruh pengurus untuk menjaga marwah lembaga di mata pemerintah dan masyarakat, jum,at ( 12-02-21).

Menurutnya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh semua jajaran GPRI dan harus juga di ingat bahwa GPRI tidak mentolerir setiap pengurus dan anggota yang berpikir picik yang ujung-ujungnya merusak citra GPRI.

“GPRI dibangun tidak semata-mata hanya untuk mencari uang, tapi seperti namanya peduli rakyat Indonesia, baik dalam kegiatan sosial, pendampingan hukum bagi masyarakat melalui LBH GPRI, juga harus menjadi mitra pemerintah yang bisa bersama-sama membangun NKRI yang beradap,” ujarnya.

Tidak kalah penting, lanjutnya, GPRI juga harus tampil sebagai kontrol sosial bagi semua lapisan yang profesional, kepada pemerintah, dan juga mengontrol sesama anggota yang berupaya bermain api melalui lembaga dan bermuara pada perusakan citra GPRI.

“Setiap pemengang kartu keanggotaan GPRI, ayo berjalan di arah yang benar dan jangan coba azas mamfaat dan berbuntut mengecewakan lembaga. Setiap anggota harus menjaga nama baik ketua, dan harus memelihara sifat militansi pada DPC. Jika tidak, jangan harap GPRI bisa berjalan di tangan kalian,” tandasnya.

Pernyataan Rike Ependi tersebut di lontarkan sebagai sikap preventif DPC GPRI terhadap anggotanya sekaligus menanggapi beredarnya informasi di lapangan bahwa akan ada perilaku oknum anggota GPRI yang bertindak semaunya dan terkesan merusak citra lembaga, bahkan berupaya menzolimi lembaganya.

Ketua DPC mengingatkan jajaran agar saat mendapat kuasa dari klien minimal konfirmasi ke DPC. Jika tidak, jangan bawa-bawa nama DPC tanpa ada konfirmasi, kalau di libatkan untuk kebenaran dan profesional kerja, tidak masalah, ihklas saja.

“Karena jika hanya buat niat jahat dan merugikan orang jangan libatkan saya, kalau saya di zholimin dengan selalu mengatas namakan saya dan lembaga maka saya pastikan suatu saat kena batunya dan saya tidak akan bertanggung jawab dan jangan menyalahkan orang tapi salahkan atas perbuatan diri sendiri” pungkas Rike.

Jangan bermain api, kata Rike ependi melanjutkan, kalau tidak siap terbakar, Lembaga di ciptakan bukan untuk mencari uang dengan cara merugikan orang / masyarakat. “Lembaga di ciptakan untuk menggali potensi yang Rill dan halal dengan tidak merugikan orang lain,” pungkasnya.(zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here