MADINA-BeritaTerbaru.Wiki.Razia gabungan yang dilakukan Subdenpom l/2-7 Mandailing Natal beserta Polri dari sat narkoba Polres Mandailing Natal dan satpol PP Madina guna mencegah peredaran narkoba khususnya di kalangan remaja Yang diduga tersebar di tempat hiburan malam dan juga hotel.

Razia yang dipimpin langsung subdenpom l/2-7 Mandailing Natal Capten Cpm Arlyanto Harahap. Menginstruksikan kepada pihak satpol PP dan juga polri untuk melakukan razia narkoba ke tempat hiburan malam dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba yang ada di kabupaten Mandailing Natal.

Dalam razia tersebut juga didampingi kasat pol PP Mandailing Natal lisMulyadi dan kasat narkoba polres Mandailing Natal Manson Nainggolan SH m.si yang ikut langsung ke lapangan dalam melakukan razia tersebut.

Sabtu s.d Minggu tanggal 20 s.d 21 Pebruari 2021 Pukul 23.00 Wib s.d 01.05 Wib. Adapun kegiatan razia gabungan dilakukan sebagai berikut.

*II. TEMPAT :*
1. Cafe Masrin di Jl.lintas timur Panyabungan
2. Cafe Tio di Jl.lintas timur Panyabungan

*III. PERSONIL :*
1. Personil Subdenpom I/2-7 Madina.
a. Kapten Cpm Arlyanto Harahap
b. Pelda Edi Suyanto
c. Serma Pahruddin Lubis
d. Serka Siswanto
e. Serka H.Harahap
f. Kopda Hasibuan
g. Prada Arbi Harahap

2. Polres Madina : 6 Orang
– Yang Tertua Kasat Narkoba (Manson Nenggolan, S.H. M.Si.)
3. Satpol PP : 8 Orang
– Yang terua Kasatpol PP (Drs. Lismulyadi, M.M)

*IV.MATERIL*
a. Toyota Hilux noreg 5128-I
b. Toyota Innova Nopol BB 1447 XR
c. Toyota Innova Nopol B 766 HI
d. Suzuki R 3 Nopol BK 1321 YS
e. Toyota Hilux BB 3626 R

*V. Kordinator Kegiatan :*
Dansubdenpom I/2-7 Madina (Kapten Cpm Arlyanto Harahap).

*VI. Rangkaian Kegiatan :*
1. Pukul 23.00 Wib, Pelaksanaan Apel Razia Gabungan dipimpin oleh Dansubdenpom I/2-7 Madina.
2. Pukul 23.10 Wib, pelaksanaan Razia Gabungan dimulai.
3. Pukul 01.05 Wib, Kegiatan Razia Gabungan selesai.

Dalam hasil razia gabungan tersebut TNI polri beserta satpol PP tidak menemukan narkoba yang diduga beredar di tempat hiburan malam.
[21/2 04.57] Saipul ZD Madina: ZONADINAMIKA

MADINA..Oknum anggota polisi melarikan diri saat terjadi razia di tempat hiburan malam yang dilakukan subdenpom l/2-7 beserta satgas TNI polri dan juga satpol PP Mandailing Natal guna memberantas dan mencegah peredaran narkoba khususnya di tempat hiburan malam.

Petugas yang melakukan razia di kafe masrin di jalan lintas timur panyabungan.menemukan seorang oknum yang diduga anggota kepolisian yang sedang asik berkaraoke ria di dalam sebuah room bersama dengan para wanita penghibur.namun Oknum polisi tersebut langsung melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas gabungan yang ingin merazia tempat tersebut.

Begitu juga dengan para wanita penghibur yang ada di kafe Masrin berhamburan lari ke sawah yang ada di samping dan di belakang cafe. Bahkan sejumlah wanita malam ditemukan bersembunyi di ladang milik warga yang tidak jauh dari tempat cafe tersebut.

Ditemukan sedikitnya belasan wanita penghibur dan bahkan diduga ada wanita yang masih di bawah umur.belasan wanita tersebut dan juga pengunjung akhirnya di data dan diperiksa oleh petugas.

Dari hasil razia gabungan yang terjadi Sabtu malam pukul 23:50 petugas tidak menemukan narkoba dan narkotika yang jadi incaran razia malam itu.namun sejumlah wanita penghibur dan juga pengunjung tak luput dari pemeriksaan petugas untuk di data sesuai KTP masing masing.

Lain hal dengan tempat karaoke Tio di lintas timur panyabungan.diduga razia gabungan sudah bocor sehingga satupun wanita penghibur tidak ada di tempat.begitu juga dengan pengunjung karaoke lainnya.hanya saja karyawan dan pemilik karaoke yang ada di tempat tersebut.

Subdenpom l/2-7 Mandailing Natal kapten Cpm Arlyanto Harahap mengatakan sejauh ini belum ada yang di amankan dan ditemukan narkoba dan sejenisnya.namun kita akan terus melakukan razia.agar Madina bebas dari peredaran dan bahayanya narkoba.

Lismulyadi selaku Kasatpol PP Madina juga mengatakan akan terus rutin melakukan razia bersama TNI polri guna mencegah narkoba dan juga penyakit masyarakat lainnya.

Selain razia narkoba dan penyakit masyarakat, personel gabungan juga menyosialisasikan protokol kesehatan kepada pengunjung dan wanita penghibur dan juga karyawan usaha yang dilakukan razia. Petugas meminta mereka untuk memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Langkah ini tentunya untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini masih tinggi di indonesia” ucapnya.

(Saepul)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here